skip to main |
skip to sidebar
Kekasihku duduk bersimpuh dihadapanku... Memakai kebaya dan berselendang sutera, ada tusuk emas yang menancap di gelung rambutnya... Dan dia pun membawa bunga se baki ditangannya
Lihatlah kawanku, betapa lembayung telah menggoreskan warnanya dikejauhan...
Tabahkanlah hatimu nak, kuatkan dirimu... Meski tak ada lagi alas kaki yang tersisa demi menemani langkahmu
Inilah malam dimana para pencinta merayakan pestanya...
Tak kan lama kupergi meninggalkanmu, namun yakinlah... Telah kutinggalkan segenap harapanku dalam penantianmu, demi mengobati rasa rindumu