skip to main |
skip to sidebar
hari raya kurban
Bukan lagi menetes, tapi mengalir darah yang telah kau kucurkan dari nadi kehidupanmu... seiring dengan mata pisau kematian yang mengiris dilehermu. Oh maafkanlah aku, karena merasa berbahagia disaat kau mulai meregang dan terkapar melepaskan nyawa... maka terimalah salam hormatku, atas kesediaanmu berkurban untukku... selamat jalan, dan berbahagialah atas takdir dirimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar