skip to main
|
skip to sidebar
Kamis, 31 Desember 2009
Pernah satu kali cinta menancapkan taringnya dihatiku, hingga meninggalkan bekas luka yang membiru... namun pernah pula cinta menebarkan pesonanya dihatiku, hingga membuatku merajuk dan merayu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Lihat versi seluler
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
genggong
Pengikut
Arsip Blog
►
2013
(1)
►
Februari
(1)
►
2012
(1)
►
Oktober
(1)
►
2010
(13)
►
Januari
(13)
▼
2009
(27)
▼
Desember
(27)
Aku tengah mencoba tuk kembali membuka lembar demi...
Pernah seorang teman bertanya padaku, ''bagaimana ...
Begitulah, terkadang cinta memperlakukan kita baga...
Dibawah keremangan sentir yg menyala genit bergoya...
Saat lembayung telah mulai menguning, kududuk bers...
ketika kau merasa bahwa pengetahuanmu tentang sesu...
Seandainya kau tahu betapa berartinya kehadiran se...
hari ibu
Usiaku kala itu hampir menginjak remaja ketika unt...
Andaipun malam ini ku tak datang menyambangimu, ya...
Aku tidak melihat perbedaan pada warna bayangan di...
Alangkah bodohnya seseorang yang percaya pada lamb...
Jika malam ini kau bertemu dengannya, tolong sampa...
Ketika kukatakan padanya bahwa dialah satu2nya mil...
hari raya kurban
Saat dia menjatuhkan senyumnya untukku, saat itu p...
Dulu, pernah cinta menikamkan ujung mata pedangnya...
Bukan intan permata, bukan pula e...
Tiada yang dapat kupersembahkan malam ini untukmu,...
Sakitnya luka hati yang tertusuk duri cinta, terny...
Hari ini matahari bersinar begitu teriknya, sehing...
Pernah satu kali cinta menancapkan taringnya dihat...
Andainya saja dapat kutunggangi waktu, niscaya aka...
Aku menemukan cinta pada sekuntum bunga yg tersema...
Jangan pernah walau sekalipun kau sambut cinta yan...
Ketika kukorbankan akan keringat dan darahku demi ...
Apa yg dpt kukatakan pdmu ttg kekasihku, jika lida...
Mengenai Saya
bursaljene
Lihat profil lengkapku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar